Perihal #7HariMenulis

Surat Edaran
Nomor:  SE-01/Birokreasi/2013
Perihal: Pedoman #7HariMenulis

7HARIMENULIS

Terinspirasi dari kegiatan tahunan #31HariMenulis milik anak-anak komunikasi UGM, yang bersenang-senang dengan cara menulis marathon selama 31 hari penuh, kami, Birokreasi, sempat kepikiran untuk membuat kegiatan serupa. Maka disepakatilah #7HariMenulis, sebagai kegiatan yang meski berdurasi lebih pendek, namun memiliki tujuan yang seiya-sekata dengan #31HariMenulis.

Mengambil spirit yang sama dengan #31HariMenulis bahwasanya menulis itu menyenangkan dan semua orang bisa bersenang-senang lewat tulisan, tanpa harus memikirkan bagus atau tidaknya hasil, #7HariMenulis mempersilahkan siapa saja untuk ikut serta berekreasi bersama-sama lewat tulisannya.

Adapun pedoman-pedoman dalam #7HariMenulis adalah sebagai berikut:

1. #7HariMenulis akan diselenggarakan mulai hari Kamis, 31 Januari 2012, dan berakhir pada hari Rabu, 6 Februari 2013. Kenapa harus dimulai tanggal segitu? Karena kalau tidak tanggal segitu, kapan lagi???…. (baiklah, ini garing).

2. Tema menulis bebas, akan tetapi kalau bisa bentuk tulisan diusahakan berupa : cerpen, sajak, prosa, esai, resensi. Tapi kalaupun seandainya nggak berupa itu, ya nggak apa-apa. Sing penting nulis, mblo.

3. Setiap harinya, partisipan #7hariMenulis diminta mem-posting setidaknya satu buah tulisan melaui blog/wordpress/tumblr/note facebook milik masing-masing.

4. Partisipan diminta meberi tag/label #7HariMenulis di dalam postingan mereka. Buat gaya-gayaan gitu lah.

5. Sangat dianjurkan untuk mem-buzz tulisan-tulisan yang dipost tiap harinya melaui akun twitter/facebook/path/segala macam jejaring sosial lainnya milik masing-masing, lengkap dengan hashtag #7HariMenulis. Siapa tau ada seleptuit yang nyamber, siapa tau ada jodoh yang dipertemukan.

6. Jika merujuk pada peraturan di #31HariMenulis, penulis yang tidak / gagal men-submit postingannya dalam tiap harinya akan dikenakan denda sesuai dengan kesepakatan. Tapi berhubung kita pemaaf dan tidak sombong, lagipula ini juga cuma kegiatan senang-senang belaka, #7HariMenulis tidak akan mengenakan denda sepeser pun.

7. Jumlah postingan maksimal tiap hari tidak dibatasi. Yang kuat nulis sampai dengan 666 postingan sehari, sangat dipersilahkan dan diperbolehkan.

8. Untuk berpartisipasi dalam #7HariMenulis tidak dipungut biaya sepeser pun. Jadi waspadalah jika ada pihak-pihak yang mengatasnamakan #7HariMenulis meminta transferan sejumlah uang ataupun mengirimkan sms minta pulsa.

9. Dan oleh karena tidak dipungut biaya, kegiatan ini juga tidak ada hadiahnya. Sekali lagi, raison d’etre  dari kegiatan ini hanyalah untuk senang-senang belaka.

10. Kegiatan ini terbuka untuk siapa saja. Sangat diperbolehkan untuk memprospek teman/gebetan/mantan kalian untuk ikut serta. Semakin banyak yang ikut semakin bagus.

11. Kegiatan belum mendapat dukungan dari Menpora Roy Suryo. Biarin aje, die mah kamseupay.

12. Apa lagi yaa… Udah lah gitu aja.

Memelintir jargon legendaris milik Bung Pram, tulisan ini saya akhiri dengan : “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak ikut #7HariMenulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. #7hariMenulis adalah bersenang-senang untuk keabadian.”

Yuk, ikut #7HariMenulis!